PENERAPAN PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN SAVI UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII-C MTs NURUT TAQWA CERMEE BONDOWOSO PADA POKOK BAHASAN TINDAKAN EKONOMI MATA PELAJARAN IPS
Abstrak
Rendahnya aktivitas belajar siswa yang berdampak pada hasil belajar merupakan permasalahan guru yang harus segera diatasi. Menurut Sudjana (dalam Djamali, 2001:123), “dalam proses pembelajaran intinya adalah kegiatan siswa. Tinggi rendahnya kegiatan belajar dipengaruhi oleh pendekatan mengajar yang digunakan guru”. Oleh karena itu, guru dalam upaya membangkitkan aktivitas belajar siswa harus mampu menciptakan suasana kelas yang kondusif. Guru harus selalu memberikan kepada anak didik cukup banyak hal-hal yang perlu dipikirkan dan dilakukan. Salah satunya dengan melakukan pendekatan pembelajaran yang mampu menggerakkan siswa melakukan aktivitas belajar proses pembelajaran IPS, yaitu dengan menerapkan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan SAVI.Pada siklus 1 indikator melibatkan aktivitas fisik siswa memiliki kategori tinggi, karena mencapai skor 3,3 sedangkan pada aktivitas siswa memiliki kategori tinggi pula yaitu 3,08 pada indikator ini, semua siswa melakukan aspek simulasi atau bermain peran yakni berjumlah 36 siswa. Maka rata-rata pada siklus 1 yaitu 3,03. Hal ini disebabkan siswa dalam penelitian ini masih dalam taraf penyesuaian diri sehingga pada saat guru mengajar masih banyak siswa yang berbicara dengan teman. Analisis yang dilakukan terhadap hasil ulangan harian, menunjukkan bahwa ketuntasan klasikal belum dicapai karena kurang dari 85% sehingga perlu diadakan siklus II. Hasil ulangan harian setelah pembelajaran dengan mengguanakan pendekatan SAVI menunjukkan bahwa siswa kurang dapat memahami materi. Hal ini terlihat dari ketuntasan klasikal yang dicapai sebesar 75% dan dari 36 siswa terdapat 7 siswa yang belum tuntas secara perseorangan, hasil analisis dari tes siklus I.Sedangkan pada siklus 2 rata-rata pada semua indikator mencapai 3,9 ini dikategorikan sangat tinggi. Ada peningkatan 0,87 dari siklus I hal ini disebabkan oleh siswa sudah mampu menyesuaikan diri. Pada hasil belajar siswa pada siklus II sudah mengalami peningkatan dari dari siklus sebelumnya. Analisis ulangan harian pada siklus II. Hasil tersebut mengalami penngkatan dari siklslus I ini dapat terlihat dari hasil rata-rata nilai. Rata-rata padav siklus I sebesar 73,61 dan pada siklus II sebesar 84,03. Sedangkan ketuntasan belajar secara klasikal pada siklus I hanya mencapai 75%, pada siklus II ini sudah mencapai standar ketuntasan klasikal yang diterapkan pihak sekolah yakni mencapai 84,03%.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan SAVI mampu meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Referensi
Depdiknas. 2002. Pendekatan Kontekstual. Jakarta: Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah
Ibrahim, M. dkk. 2001. Pembelajaran Kooperatif. Surabaya: UNESA
Meier, D. 2005. The Accelerated Learning. Bandung: Kaifa.
Sardiman. 2001. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Suryabrata, S. 1998. Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: Rajawali
Tim Pelatihan Proyek PGSM. 1995. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Dirjen Pendidikan Tinggi.
Jurnal allows anyone to compose, correct, and do derivative works, even for commercial purposes, as long as they credit for the original work. This license is the freest. It is recommended for maximum distribution and use of licensed material.
The submitted paper is assumed not to contain any proprietary materials that are not protected by patent rights or patent applications; The responsibility for technical content and protection of proprietary materials rests with the authors and their organizations and not the responsibility of journal or its editorial staff. The primary (first/appropriate) author is responsible for ensuring that the article has been viewed and approved by all other authors. The author's responsibility is to obtain all necessary copyright waivers to use any copyrighted material in the manuscript before submission.
Jurnal Pendidikan, Sains dan Teknologi allows the author(s) to hold the copyright without restrictions and allow the author(s) to retain publishing rights without restrictions. Jurnal Pendidikan, Sains dan Teknologi CC-BY-SA or an equivalent license as the optimal license for the publication, distribution, use, and reuse of scholarly work. Jurnal Pendidikan, Sains dan Teknologi allows the author(s) to hold the copyright without restrictions and allow the author(s) to retain publishing rights without restrictions. Jurnal Pendidikan, Sains dan Teknologi CC-BY-SA or an equivalent license as the optimal license for the publication, distribution, use, and reuse of scholarly work.
In developing strategy and setting priorities Jurnal Pendidikan, Sains dan Teknologi recognize that free access is better than priced access, libre access is better than free access, and libre under CC-BY-SA or the equivalent is better than libre under more restrictive open licenses. We should achieve what we can when we can. We should not delay achieving free in order to achieve libre, and we should not stop with free when we can achieve libre.
Jurnal Pendidikan, Sains dan Teknologi is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
You are free to:
- Share a copy and redistribute the material in any medium or format
- Adapt a remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
- The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.








