Media Pembelajaran Interaktif menggunakan Metode Collaborative Learning pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan

  • Siti Seituni STKIP PGRI SITUBONDO
  • Irma Noervadila
Kata Kunci: Keywords: Collaborative Learning Model , Learning Outcomes

Abstrak

Abstrak: Penerapan Pembelajaran Collaborative Learning Untuk Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dengan Kompetensi Dasar mengalisis perkembangan negara di Indonesia kelas XI IPS 2 Semester Ganjil Di MA Sarji Ar-Rasyid. Ada berbagai permasalahan tersendiri dalam proses pembelajaran. Salah satu permasalahan yang sering terjadi di kelas adalah rendahnya aktivitas dan ketuntasan belajar siswa yang disebabkan oleh hasil belajar siswa yang rendah. Salah satunya adalah pada mata pelajaran Sejarah kelas XI IPS 2 di MA Sarji Ar-Rasyid. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan melalui penggunaan model pembelajaran kolaborasi. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPS 2 di MA Sarji Ar-Rasyid. Data yang diperoleh dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi, dan tes.. Berdasarkan hasil analisis dapat diketahui bahwa Collaboraive Learning Model dapat meningkatkan kemampuan akademik dan dapat meningkatkan kemampuan kerjasama antar siswa, karena dengan Collaboraive Learning Model siswa dapat menemukan sendiri konsep yang harus diketahui berdasarkan penyelidikan terhadap masalah nyata. Pada siklus I dicapai ketuntasan belajar klasikal sebesar 83,87 % dan secara perorangan siswa yang tuntas sebanyak 26 siswa dan 5 siswa tidak tuntas. Faktor – faktor yang menyebabkan tidak tuntas belajar dari 5 siswa tersebut adalah mereka kurang menguasai materi, kurang teliti, malu bertanya, dan kurang pandai mengatur waktu dalam mengerjakannya. Pada siklus II dicapailah ketuntasan belajar siswa secara klasikal sebesar 87,1 %  sebanyak 27 siswa yang tuntas secara individu.

        Kata Kunci : Metode Collaborative Learning, Capaian Pembelajaran

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Referensi

Arikunto, S. (2001). Dasar Evaluasi Penidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Djamarah, S. B. (2002). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka cipta.

Hobri. (2007). Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: remaja rosda karya.

Muhson, A. (2000). Strategi Penelitian Pendidikan. Bandung: Angkasa.

Navarro-Pablo, M., dan Gallardo-Saborido, E. J. (2015). Teaching to Training Teachers through Cooperative Learning. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 180 (November 2014), 401–406. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.

Ningsih, S, R., dan Safii, S, I., (2019). Pengembangan Model Pembelajaran Cooperative Learning Berbasis Multimedia Interaktif Pada Pendidikan Agama. JURNAL IPTEK TERAPAN: Research of Applied Science and Education, 12(i3), 268-276

Penggunaan, E., Informasi, T., dan Potensia, J. (2015). Idris - Efektifitas Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi …., 14, 175–190.

Puspaningrum, L, S. (2020). Pengembangan Modul Ajar Digital Interaktif Metode Collaborative Learning Mata Pelajaran Sistem Komputer Kelas X Smk Muhammadiyah 2 Klaten, 1-11.

Rifa’i Suryana. (2012). Prosedur Evaluasi. jakarta: Bina Aksara.

Yendra, Y., Satria, W., Rahmat, W., Kemal, E., Kusumaningsih, D., Sudiyana, B., PGRI Sumatera Barat, S. (2018). Introduction Blended Learning Designs on Introduction to Linguistics at West Indonesian. International Journal of Engineering dan Technology, 7, 310– 313. https://doi.org/10.14419/ijet.v7i3.4.2 0121

Diterbitkan
2022-01-13
Bagian
Articles

##plugins.generic.recommendByAuthor.heading##

1 2 > >>