PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE QUIZ TEAM UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS KOMETENSI DASAR MENGIDENTIFIKASI BENTUK PASAR DALAM KEGIATAN EKONOMI MASYARAKAT KELAS VIII-C SMP NEGERI 1 JANGKAR KABUPATEN

  • Raudhatul Jannah STKIP PGRI Situbondo
Kata Kunci: Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Quiz Team, Aktivitas Belajar, Hasil Belajar

Abstrak

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS dengan kompetensi dasar menigndetifikasi bentuk pasar dalam kegiatan ekonomi masyarakat dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Quiz Team. Preses pembelajaran IPS yang biasa dilakukan saat ini masih banyak yang menggunakan model konvensional seperti ceramah. Metode ceramah lebih menitikberatkan guru sebagai pusat pembelajaran (teacher centered learning), sedangkan siswa sebagai pendengar saja, ditambah lagi guru sering menugaskan siswa menulis materi yang disampaikan atau dihafalkan.Akibatnya, sering kali kita mendengar bahwa IPS adalah pelajaran yang membosankan, jenuh, bahkan siswa menjadi pasif dalam setiap proses pembelajaran, yang pada akhirnya hasil belajar tidak mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM) yang ditetapkan, yaitu75. Agar proses pembelajaran IPS menjadi lebih bermakna, maka guru harus dapat memilih model, metode, strategi pembelajaran yang bervariatif serta sesuai dengan materi yang akan diajarkan. Dalam peneletian ini penulis mengambil salah satu model pembelajaran yang dapat diterapkan, yaitu model pembelajaran kooperatif tipe Quiz Team. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) model Kemmis dan Mc Taggart yang dilakukan dalam 2 siklus, tindakan ini disertai dengan instrumen penelitian berupa lembar observasi, wawancara dan tes. Penelitian ini dilakukan di kelas VIII-C SMP Negeri 1 Jangkar dengan jumlah siswa 25 orang. Hasil penelitian ini menunjukan adanya peningkatan aktivitas dan hasil belajar IPS setelah tindakan pembelajaran melalui model Quiz Team. Persentase aktivitas siswa pada siklus I 78,25% dengan kriteria aktif dan pencapaian hasil belajar diperoleh persentase sebesar 76%, sedangkan pada siklus II persentase aktivitas meningkat menjadi 91,25% dengan kriteria sangat aktif dan pencapaian hasil belajar IPS adalah sebesar 92. Melihat aktivitas dan hasil belajar IPS yang diperoleh siswa dari tindakan siklus I dan II terlihat adanya peningkatan yang signifikan. Maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model Quiz team dikelas VIII-C dapat dijadikan salah satu alternative model pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Referensi

Arikunto, S. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik.Jakarta: Rineka Cipta.
Arikunto, S. 2007. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.
Hobri. 2009. Model-model Pembelajaran Inovatif. Jember: Pena Salsabila.
Sanjaya, W. 2011. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.
Slavin, R.E. 2010.Cooperative Learning.Bandung: Nusa Media.
Sulthon. 2010. Diktat Penelitian Tindakan Kelas. Jember: FKIP UNEJ.
Suprijono, A.2011. Cooperative Learning, Teori & Aplikasi Paikem. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Tim Pelatihan Proyek PGSM. 1995.Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta:Dirjen Pendidikan Tinggi.
Trianto. 2007. Model-Model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Konstruktivisme. Jakarta: Prestasi Pustaka.
Diterbitkan
2021-10-15
Bagian
Articles