KEBERLANJUTAN HUNIAN TRADISIONAL MELALUI ADAPTASI RUANG: STUDI KASUS RADAKNG BETANG SAHAPM, KABUPATEN LANDAK

  • Claudia Olla Mandayu Institut Teknologi Kalimantan
  • Wiyatiningsih Wiyatiningsih Program Studi Magister Arsitektur Universitas Kristen Duta Wacana, Yogyakarta, Indonesia
Keywords: Adaptasi Ruang, Dayak Kanayatn, Keberlanjutan Sosial, Radakng Betang Sahapm.

Abstract

penelitian ini mengeksplorasi keberlanjutan Radakng Betang Sahapm, Kalimantan Barat melalui adaptasi ruang yang dilakukan oleh penghuni. Adaptasi ini meliputi penambahan ruang dan penyesuaian material untuk memenuhi kebutuhan penghuni saat ini. Transformasi yang terjadi, merupakan proses dari penyesuaian masyarakat setempat dalam memenuhi kebutuhan yang menyesuaikan perubahan zaman. Metode penelitian yang digunakan merupakan deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penghuni Radakng melakukan adaptasi ruang dengan mempertimbangkan fungsionalitas ruang dan penggunaan material yang menyesuaikan ketersediaan dan efisiensi saat ini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa adaptasi ruang dalam Radakng Betang Sahapm tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan penghuni nya, melainkan untuk mendukung keberlanjutan masyarakat setempat.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2026-03-30
How to Cite
Mandayu, C., & Wiyatiningsih, W. (2026). KEBERLANJUTAN HUNIAN TRADISIONAL MELALUI ADAPTASI RUANG: STUDI KASUS RADAKNG BETANG SAHAPM, KABUPATEN LANDAK. EDUSAINTEK: Jurnal Pendidikan, Sains Dan Teknologi, 12(4), 2400 - 2419. https://doi.org/10.47668/edusaintek.v12i4.2207
Section
Articles